MALAM PENUH LUKA
Sunyinya malam terasa merasuk hati
malampun sepi sesepi hatiku
disini digubuk tua yang rapuh
ku berlindung dari ganasnya angin malam
Aku duduk smbil menikmati khidupan
semntara malm nmpk murung
bulan pun berawajah pucat pasih
seakan tahu beban derita yang ku gerlang
Sekian lama diri terkubur dlm duka
sekian lam pula aku brgumal
dengan pahit getirnya kehidupan
Kini diri bagai seunguk sampah tak berguna
hidup bagai sebtng benalu
selalu dan selalu bergantung pada yang lain
tanpa kepastian tanpa keyakinan
Inilah nasib simikin karya
Inilah kisah simiskin harta
dan bginilah kehidupan simiskin cinta Kini tingal segudang luka menemani hidupnya
Serta puing-puing kehancuran yang membayang dibenak
Oh Tuhan ..... . . . .
alangkah pahit rasanya hidup ini
alngkah hampanya dunia ini
seakan tak hemberi harapan
dan keyakinan dalam harapan ini
Adakah setetes air yang dapat menghapus luka
masih adakah mentari yang menerangi gelapnya hati
Oh tuhan. . . . . hanya pada mu lah aku bersempuh diri
hanya pada mu lah diri memohon petunjuk
BY : UNIK LESTARI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar